Fotografi adalah seni zaman kita

Butuh waktu lama bagi saya untuk melihat ini, dan Anda bisa menertawakan saya jika Anda mau. Tapi ini dia. Fotografi adalah seni yang serius di zaman kita. Itu juga merupakan cara yang paling mudah diakses dan demokratis untuk membuat seni yang pernah ditemukan. Tapi pertama-tama, mari kita definisikan fotografi.

Sebuah foto adalah gambar yang diambil pada film, kertas atau – yang paling umum sekarang – dalam memori digital. Fotografi juga mencakup gambar bergerak yang diambil pada film atau video. Bergerak atau diam, kita semua tahu bahwa foto bukanlah catatan murni dari dunia visual: foto itu dapat diedit dan diubah dengan cara yang tak terbatas.

Bergerak atau diam, dan bagaimanapun diambil, apakah dengan kamera lubang jarum atau telepon, gambar foto adalah penerus seni besar di masa lalu. Dalam gambar-gambar oleh Don McCullin atau film-film karya Martin Scorsese-lah kita melihat seni master tua yang sesungguhnya di zaman kita. Mengapa? Karena fotografi menikmati kehidupan manusia. Kehebatan seni terletak pada wawasan manusia. Yang paling penting bukanlah cat minyak yang digunakan Rembrandt, melainkan belas kasihnya. Fotografi adalah alat tercepat, paling tepat yang pernah ditemukan untuk merekam hidup dan mati kita – pelukis abad ke-17 pasti menyukainya.

Baca Juga : Mari Kenali Photo Artistik dengan Tehnik Low Key

Atau jika David Hockney benar, mereka menyukainya. Vermeer hampir pasti menggunakan kamera obscura untuk menyusun adegannya. Hockney percaya bahwa Caravaggio dan banyak lagi seniman menggunakan “pengetahuan rahasia” kamera-kamera awal untuk menyempurnakan pemahaman mereka yang hampir berhalusinasi tentang dunia visual.

Namun mereka melakukannya, mereka melukis fluks dan drama kehidupan nyata. Dari lahir hingga mati, seni agung adalah rangkaian gambar bergerak dari kondisi manusia.

Saat ini, fotografi adalah satu-satunya seni yang secara serius mempertahankan perhatian pada hal-hal yang penting. Lihat saja (seperti yang dilihat dunia) pada foto-foto luar biasa dari keluarga yang selamat dari kebakaran liar di Tasmania minggu ini. Inilah makhluk manusia, rentan dan heroik.

Hanya sedikit dari bahan mentah manusia yang membuatnya masuk ke dunia seni kontemporer yang terlalu disempurnakan, dan ketika itu terjadi, itu sering kali karena gambar foto telah diterima sebagai seni. Pemenang Turner 2012, Elizabeth Price, membuat Tate Britain di London dengan gambar-gambar horor dan ketakutan dalam sebuah karya yang melambangkan kekuatan seni fotografi.

Tetapi fotografi yang memenuhi kriteria dunia seni hanyalah sepotong kecil dari kekayaan artistik kamera. Dari gambar berita hingga teleskop Hubble, Fotografi adalah seni kehidupan nyata – namun dimanipulasi. Dan kehidupan nyata menciptakan seni sejati.

Share Post